Minggu, 11 Desember 2011

Cara Instalasi Joomla! Secara Manual

Setelah selesai download, sekarang saatnya melakukan upload. Gunakan aplikasi FTP untuk upload file Joomla. Kami sarankan anda untuk menggunakan FileZilla untuk upload file tersebut.
File harus diupload ke dalam direktori public_html, setelah selesai upload, buka cPanel > File Manger dan cari file tersebut di File Manager. Klik kanan pada file tersebut dan extract.
extract file
extract file
Membuat Database MySql
Sebelum memulai instalasi Joomla, kita harus menyiapkan database MySql. Silahkan simak cara Membuat Database MySql di sini.
Dari artikel Membuat Database MySql anda bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan:
  • Nama Database
  • Username Database
  • Password Database
Sedangkan untuk bisa diisi dengan “localhost” (tanpa tanda kutip).
Instalasi
Buka browse anda dan navigasikan ke alamat web joomla anda. Di browser anda akan muncul tampilan instalasi Joomla. Silahakn diikuti langkah dibawah ini untuk instlasi.
  1. Choose Language, pilih bahasa yang akan digunakan dalam proses instalasi Joomla, kemudian tekan tombol Next .
  2. Pre-installation Check, pastikan semua dalam kondisi Yes, kemudian tekan tombol Next.
    Pre-installation Check
    Pre-installation Check
  3. License, baca lisensinya dan klik tombol Next.
  4. Database Configuration, masukkan informasi yang dibutuhkan yang didapat dari langkah Membuat Database MySql. Host Name database harus menggunakan “localhost”. Untuk bagian Advanced Settings, ganti Table Prefix dengan prefix apa saja kecuali bak (digunakan untuk backup) dan jos (demi keamanan). Tekan tombol Next untuk melanjutkan.
    database configuration
    database configuration
  5. FTP Configuration, login FTP bisanya sama dengan login cPanel, klik Next untuk melanjutkan.
    FTP configuration
    FTP configuration
  6. Main Configuration, masukkan konfigurasi utama web anda lalu tekan Next.
  7. Finish, instalasi selesai. Tapi anda harus hapus direktori Installation melalui cPanel > File Manager.
    finish
    finish
Sekarang anda telah berhasil melakukan instalasi Joomla secara manual dengan melakukan upload, membuat database, melakukan konfigurasi sendiri.

Instalasi CMS Joomla di Server Lokal

JoomlaPastikan WebServer telah di-install dan berjalan dengan lancar. Untuk mengetahui cara instalasi bisa di baca di http://aminudin.net/?p=99 . Sekarang kita akan mulai tahap instalasi Joomla. Seperti biasa kita akan awali sebuah proses instalasi dengan download dulu Software yang kita butuhkan. Joomla dapat kita download di Sini. Setelah selesai didownload, kemudian anda extrack file tersebut ke folder C:\AppServ\www, dan kasih nama folder itu dengan joomla. Setelah di extrack coba anda panggil direktory tersebut menggunakan webbrowser dengan mengetikan http://localhost/joomla/ . Kemudian akan muncul proses instalasi. Kemudian klik next untuk meneruskan proses instalasi.
Seperti biasa di Joomla juga ada license nya. Untuk License ini apakah anda setuju dan mau meneruskan proses instalasi.Klik Next untuk meneruskan Instalasi.
Di proses berikutnya adalah anda akan di minta untuk mengisi Form-Form yang mana di dalamnya terdapat form Host Name, itu terserah anda mau di isi apa. Tapi sebaiknya di isi yang defaultnya aja yaitu localhost. MySQL User Name, User yang di miliki oleh MySQL usernya adalah root. MySQL Password, ini adalah password dari MySQL yang tadi anda masukan (Pas instalasi AppServ nya). MySQL Database Name, database yang akan kita berikan untuk Joomla ini. Kemudian klik Next untuk melanjutkan Installasi.
Kemudian anda masukan nama Site untuk Joomla ini. Misalkan saja Aminudin.Net. kemudian klik next untuk melajutkan instalasi.
Nah loh?¬¢‚Äö?ᬮ¬¨¬? ada lagi isisan form-form. Anda isi aja di situ sesuai dengan yang anda inginkan. URL, yaitu alamat Url yang joomla kita miliki, karena ini di lokal maka anda masukan http://localhost/joomla . Path, di mana anda meletakan file joomla tersebut masukan C:\AppServ\www\joomla. Your E-mail, masukan alamat e-mail anda. Admin password, masukan password untuk admin nya. Kemudian klik Next.
Kemudian anda akan di minta untuk menghapus folder yang bernama, folder INSTALLATION. Yang berada di dalam folder joomla. Kemudian klik administrator untuk masuk ke menu administrator, tapi sebelumnya kita harus login dulu. User default nya adalah admin dan passwordnya telah anda masukan tadi.
Beres deh installasi joomla nya?¬¢‚Äö?ᬮ¬¨¬?.

Sistem manajemen konten

Sistem manajemen konten (Inggris: content management System, disingkat CMS), adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs Web. Umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
  • aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
  • aplikasi pengiriman isi (content delivery application [CDA]).
Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi -yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML (HyperText Markup Language)-, untuk memenej pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si empunya situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.

Perangkat lunak CMS

Pemanfaatan CMS:

  • Situs web perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
  • Portal
  • Galeri foto
  • Aplikasi E-Commerce.
  • Mengelola website pribadi / blog.
  • Situs web pembelajaran daring (Inggris: e-learning)
  • Dan lain-lain.

 

 
Copyright© Sharing Ilmu